Tampilkan postingan dengan label pakarang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pakarang. Tampilkan semua postingan

Gubahan☺(-1) Sub_Aplikasi: Menyiapkan Format Tampilan Vidio Youtu_Be.

Oléh: Yusni Tria Yunda.

Berikut, adalah percobaan yang penulis lakukan melalui téhnik menggubah lirik bahasa HTML dalam Blogger, guna mendapatkan fungsi otomatisasi sétingan vidio pada tampilan blogspot yang dibuat menggunakan Aplikasi Blogger, sehingga pemirsa/pengaksés blogspot akan mempunyai pilihan - pilihan tampilan sebelum vidio ditayangkan melalui YT (istilah Abang Zihni guna memaksudkan pada Youtu.be.com).

Ke-1: Bahan - Bahan dan Téhnik.
Menggunakan lirik perintah HTML guna melakukan input manual berkaitan dengan ukuran tampilan vidio dalam tampilan blogspot, seperti:

1.1. Ini adalah alamat LINK YoutuBe yang akan diattach di dalam Blogger: https://youtu.be/VSFfXCA4jqc

1.2. Ini adalah perintah penyétingan di dalam format HTML Blogger (sumber susunan baku format bahasa ini didapatkan oléh penulis pada saat melakukan percobaan PENTING: alias 'penyétingan' ukuran tampilan vidio karya Arika Zakia Dwitria Yunda yang  telah dilakukan, caranya, yaitu dengan mengopi_"paste" sebagian tulisan di dalam salahsatu postingan Blogger yang telah penulis buat sebelum ini, 😉, yaitu penggalan lirik ini:

https://youtu.be/46Y1kj1OI7w <br /> 
<div class = "separator" style = "clear: keduanya; text-align: center;"> 
<iframe width = "320" height = "266" kelas = "YOUTUBE-iframe-video" data-thumbnail-src = "https://i.ytimg.com/vi/46Y1kj1OI7w/0.jpg" src = "https://www.youtube.com/embed/46Y1kj1OI7w? feature = player_embedded "frameborder =" 4 "allowfullscreen> </iframe> </div> 
<br /> 
<br /> </div> 
<div dir =" ltr ">

sumber: https://linguisticsu.blogspot.com

Ke-2: Dasar Asumsi yang penulis gunakan adalah bahwa: guna mendapatkan alamat vidio yang berbéda dengan contoh vidio karya Arika Zakia ini, adalah dengan cara menyisipkan alamat vidio yang dimaksud (sebagai bahan baku), sebagaimana sub_poin 1.1 di atas, ke dalam kalimat lirik HTML Blogger yang telah dikopi tadi (sub_poin 1.2), lalu menghapus/menggantikan alamat contoh tadi.

Ke-3: Menyatakan gubahan lirik yang hendak ditampilkan sebagai bahan sub_aplikasi dalam fitur 'pakarang', alias "Tools" di dalam blogspot, yaitu sebagai sub_fitur (fasilitas): pilihan ukuran displéy vidio yang akan ditampilkan di dalam blogspot. Dengan demikian, bait lirik yang telah digubah pada OBJÉK alamat Youtu.be adalah gubahan tahap pertama, yang mana gubahan tahap ke-duanya adalah pada "size" (ukuran - ukuran) "Longs": Width dan Heigth, itu adalah cara manual.

Maka, atas petunjuk "PENTING" dari Blogger vérsi HP yang bisa didownload dari Aplikasi Play Store, penulis melakui:

Gubahan-1:
https://youtu.be/46Y1kj1OI7w <br /> 
<div class = "separator" style = "clear: keduanya; text-align: center;"> 
<iframe width = "320" height = "266" kelas = "YOUTUBE-iframe-video" data-thumbnail-src = "https://i.ytimg.com/vi/46Y1kj1OI7w/0.jpg" src = "https://www.youtube.com/embed/46Y1kj1OI7w? feature = player_embedded "frameborder =" 4 "allowfullscreen> </iframe> </div> 
<br /> 

Yang bertanda 'hidup di tempat' (alamat tautan/LINK terahir dalam contoh alamat semula) hanya diubah pada penggalan kata terahirnya saja, dan bukan secara fisikal*, melainkan secara pencarian déstinasi (mengalihkan LINK).

Inilah keunggulan aksés cepat (dibandingkan blogger vérsi wéb) dari Blogger yang dibeli dari Play Store guna mengubah déstinasi LINK dari suatu kata/karakter yang disorot guna diséting_ulang terhadap tautannya.

Mengenai Gubahan-2, penulis memerlukan postingan baru guna menyimpan sétingan ukuran yang dimaksudi.

*Tulisan langsung (jawaban terhadap pertanyaan Arika Zakia dalam Vidio Vampir Kocak Part-2_nya, mengenai tayangan Ruang Kelas Fisika).

Hijrah (Stand_Essai) : PGHB_C2`



This is an #"Ome" Sampling, writen by : Yustria.

#PLU ("Pangaos Luar Usaha" as Price Look Up) #DMR_2


#SULM_1_1' ;
 “Prolog Ayah Abang (1)”  (attached from https://www.facebook.com/search/top/?q=Yusni+Tria+Yunda&init=public ) as primarly source_1.
 



#SULM_1_2' ;

 “<…> Draft : An A List is ; dekonstruksi dan prince civil
Kondisi : meminjam sebutan tanpa nama fiktif
Ilustrasi : pada track 3 : Sale Out Our Pro duck
Bagi ayah hal semacam itu adalah suatu dominasi dengan efek domino, di mana jika ada rumah tetangga yang punya utang terhadap salah satunya angkanya akan tidak tetap karena pengaruh kurs valas yang turun naik, sementara pengendalian berada pada teori-teori yang beliau-beliau namakan hokum pasar. Begitulah, beliau-beliau yang punya teori, beliau-beliau mengajak para tetangga mempraktekkan teori-teori mereka, sedangkan yang diuntungkan tentu saja beliau-beliau sendiri yang punya hak mencetak mata uang wajib. Padahal demokrasi seharusnya tidak begitu, hal seperti itu membuat rumah-rumah tangga bagaikan kerbau dicocok hidung, terserah pada bapak dan papa. Inilah yang membuat anak-anak bapak dan papa lebih sejahtera daripada anak-anak di blok kita. Lihat saja penampakkan kemegahan-kemegahan itu pada film-film buatan papa dan bapak, “wah hebat”, begitu kesannya. Tidak tahu mereka itu bahwa hal tersebut semua dibangun atas dasar manipulasi yang menyalahi hukum demokrasi bapak dan papa itu sendiri <…>”[1]https://www.facebook.com/notes/yusni-tria-yunda/prolog-ayah-abang-1/408689886501/

  Ibid._@-2


_ _ _ #
Eta "doing" hartosna nuju, atanapi processing / in during process. Teu nganggo "will" (seja_bade (mi) <---> erek (mid, mas)) samemeh "doing. "contiunues tense" atanapi kumaha konteksna ieu rupaning "fi'il"<...>?.

 #SULM_1_3' ;



   Ibid @-3 : attached from https://www.facebook.com/search/top/?q=Yusni+Tria+Yunda&init=public /  <...> as primarly_source raw_material_1 of this picture wi/ app.microsoft_paint as "pakarang" in editing process.


“Pasti kau akan bertanya, jadi bagaimana seharusnya ayah?. Aku tidak akan mengatakan harus begini harus begitu, tapi aku akan melakukan penjajakan. Agar lebih mudah sekarang kumpulkan teman-temanmu, kita praktekkan bagaimana demokrasi itu di sini, di rumah ini. “Baik ayah”, ujar abang. Dia pun bergegas keluar rumah, mengetuk pintu-pintu rumah para tetangga untuk mengajak anak-anak mereka berkumpul di rumahku. Ternyata anakku begitu semangat, pukul 14.00 rumahku dimasuki oleh banyak anak-anak, bukan hanya blok rumahku saja yang diundang, melainkan anak-anak seluruh rumah yang ada di perumahan ini diundangnya, tak ketinggalan anak bapak dan anak papa.
Maka seminar demokrasi pun ku gelar. Selamat dating kawan-kawan anakku di rumah yang sangat sederhana ini, di kerajaan ini. Aku raja di sini dan kalian kuundang untuk berlatih mempraktekkan apa itu demokrasi aplikasi pada mata uang, ujarku sambil berdiri. Ini demokrasi bukan ala papa atau bapak, tapi demokrasi universal (you and I version all).[2]

"#_ _ _ _
Oke, 'wi wiil doing as soon es possible" 
may be this ones #;
 
Op.Cit @-ibid._@-2 : attached from https://www.facebook.com/search/top/?q=Yusni+Tria+Yunda&init=public /  <...> as primarly_source raw_material_1 of this picture wi/ app.microsoft_paint as "pakarang" in editing process of #revolution.
#SULM_1_5' ;
Ibid @-2' : attached from https://www.facebook.com/search/top/?q=Yusni+Tria+Yunda&init=public /  <...> as primarly_source raw_material_1 of this picture wi/ app.microsoft_paint as "pakarang" in editing processing from secondary_source produce_material of this history picture's source :


'haw eubout yu?".

_ _ _#


#SULM_1_6

Abot memang, "namun' cobi upami ngetik ti cara emutan Sunda ka aksara laten ku Basa Inggris, ieu langkung about moal upami teu aya pakarangna?.

 Sumber : dokumentasi pibados

perhatoskeun nu digarishandapan warna beureum, kalih nu bulao. Ieu nu masihan pitunjuk seja bade kumaha mang_aos_anna janten "price"?.

 #_ _ _ _

:\\ Rencana dialog #Abang (Zihni dan jawaban dengan #Masalah_Ayah (heart to heart).
Sebagai custom, masalah yang sering dihadapi dalam aktivitas berlinguistik, terbiasa "English" ke "bukan pengguna English sebagai bahasa utama" ; lafal pengucapan menjadi minoritas, English tertulis menjadi dominan.

Apakah hal ini jadi masalah?.
Ya, itu penghambat kemajuan.
Dalam bidang apa?.
Banyak bidang penting #Essai_2 untuk "employee" mungkin lebih sulit meningkatkan atau meraih pasar yang lebih baik, sehubungan dipersyaratkan untuk "English" dalam lingkungan yang mengglobal termaksud. Untuk "enterpreneur", tuntutan mereka terhadap para karyawan untuk "English" tersebut 'english' adalah bukan keinginan diri mereka sendiri, melainkan pangsar pasar yang mengkondisikan begitu terhadap perusahaan yang hendak menembus pasar global.

Jika kondisi demikian, tuntutan perusahaan memang saling ketergantungan dengan aturan tidak bertulis di (...)
Jawab : "kancah pasar bebas".



 #SULM_1_4' ;


[2] Ibidem



____
:| English: (Google Translate).  
|
 . W330/H296 |   | .

____
:| English: (Google Translate).  
|
 . W330/H296 |   | .

Migration (Stand_Essai): PGHB_C2`



This is an # "Ome" Sampling, writen by: Yustria.


#PLU ("Pangaos Overseas" as Price Look Up) # DMR_2



# SULM_1_1 ';

 "Daddy's Prologue (1)" (attached from https://www.facebook.com/search/top/?q=Yusni+Tria+Yunda&init=public) as primarly source_1.





# SULM_1_2 ';


 "<...> Draft: An A List is; deconstruction and civil prince

Condition: borrow a name without a fictitious name
Illustration: on track 3: Sale Out Our Pro duck
For fathers such a thing is a dominance with a domino effect, where if there is a neighboring house that has a debt to one of them the number will not be fixed because of the effect of a fluctuating foreign exchange rate, while the control is in the theories he-he calls the market law . That is, he-he who has a theory, he-he invited the neighbors to practice their theories, while those who benefited of course he-he himself has the right to print compulsory currencies. Even though democracy should not be like that, things like that make the houses like buffalo matched by the nose, it's up to the father and father. This is what makes the father and father's children more prosperous than the children in our block. Just look at the appearance of the splendors in the films made by daddy and daddy, "wow great", he said. They do not know that this is all built on the basis of manipulation that violates the law of democracy, father and father itself <...> "[1] https://www.facebook.com/notes/yusni-tria-yunda/prolog-ayah- brother-1/408689886501 /


  Ibid._@-2


_ _ _ #

Eta is "doing" the destination, but processing / in during process. He calls "will" (seja_bade (mi) <---> erek (mid, mas)) samemeh "doing." Contiunues tense "atanapi kumaha contextna ie rupaning" fi'il "<...> ?.

 # SULM_1_3 ';





   Ibid @ -3: attached from https://www.facebook.com/search/top/?q=Yusni+Tria+Yunda&init=public / <...> as primarly_source raw_material_1 of this picture wi / app.microsoft_paint as " pakarang "in editing process.



"Surely you will ask, so how should you? I won't say that this should be the case, but I will do an assessment. To make it easier now to gather your friends, we practice how democracy is here in this house. "Good daddy," said brother. He rushed out of the house, knocked on the doors of the neighbors' houses to invite their children to gather at my house. It turned out that my child was so excited, at 2:00 my house was entered by many children, not only was my house block invited, but he invited all the children in the housing, not to miss the father and father's children.

So I also hold a democratic seminar. Welcome to my friends in this very simple house, in this kingdom. I am the king here and I invite you to practice practicing what application democracy is for currencies, I said as I stood up. This democracy is not like father or father, but universal democracy (you and I version all). [2]

"#_ _ _ _

Okay, 'wi wiil doing as soon ice possible'
may be this ones #;


Op.Cit @ -ibid ._ @ - 2: attached from https://www.facebook.com/search/top/?q=Yusni+Tria+Yunda&init=public / <...> as primarly_source raw_material_1 of this picture wi / app.microsoft_paint as "pakarang" in editing process of #revolution.

# SULM_1_5 ';
Ibid @ -2 ': attached from https://www.facebook.com/search/top/?q=Yusni+Tria+Yunda&init=public / <...> as primarly_source raw_material_1 of this picture wi / app.microsoft_paint as "pakarang" in editing processing from secondary_source produce_material of this history picture's source:


"haw eubout yu?"


_ _ _ #



# SULM_1_6


Abot indeed, "but 'hobbies have typed the way of the Sundanese emotion, the latent character of the English Base, which is the name about moal upami teya pakarangna ?.



 Source: pibados documentation


perhatoskeun nu is colored beureum, kalih nu bulao. Is there still a pointer as soon as it bade kumaha mang_aos_anna janten "price" ?.


 #_ _ _ _


: \\ #Abang dialogue plan (Zihni and answer with #Medur_Ayah (heart to heart).

As a custom, problems that are often encountered in scientific activities, are used to "English" to "not English users as the main language"; pronunciation pronunciation becomes a minority, written English becomes dominant.

Is this a problem?

Yes, that is an obstacle to progress.
In what field?.
Many important fields # Essai_2 for "employee" may be more difficult to improve or achieve a better market, as required for "English" in the intended global environment. For "entrepreneurs", their demand for "English" employees is "English" is not their own desire, but the market share that conditions so for companies that want to penetrate the global market.

If this is the case, the demands of the company are indeed interdependent with rules not written in (...)

Answer: "free market arena".

# SULM_1_4 ';


[1] Attached as #directly internet source's link from https://www.facebook.com/notes/yusni-tria-yunda/prolog-ayah-abang-1/408689886501/


[2] Ibidem


Bala - bala.

Oléh: Yusni Tria Yunda. Di Kota Bandung (#Bandung_1), HÉT Bala - bala hingga tanggal postingan ini masih dapat dibeli seharga Rp. 2.000...